Senin 06 Jun 2022 18:40 WIB

Masjid di Cardiff Turut Rayakan 70 Tahun Ratu Elizabeth Bertakhta

Sebagai bentuk perayaan, Masjid Baitur Raheem membuka pintunya untuk masyarakat.

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
Ratu Elizabeth II dan Pangeran Louis menonton dari balkon Buckingham Place setelah upacara Trooping the Color di London, Kamis, 2 Juni 2022, pada hari pertama dari empat hari perayaan untuk menandai Platinum Jubilee. Acara selama liburan panjang akhir pekan di Inggris dimaksudkan untuk merayakan 70 tahun pelayanan ratu.
Foto: AP/Aaron Chown/Pool PA
Ratu Elizabeth II dan Pangeran Louis menonton dari balkon Buckingham Place setelah upacara Trooping the Color di London, Kamis, 2 Juni 2022, pada hari pertama dari empat hari perayaan untuk menandai Platinum Jubilee. Acara selama liburan panjang akhir pekan di Inggris dimaksudkan untuk merayakan 70 tahun pelayanan ratu.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Sebuah masjid lokal di Cardiff turut merayakan Platinum Jubilee Ratu Elizabeth yang menandai 70 tahun masa pemerintahan Ratu Elizabeth II di Kerajaan Inggris. Sebagai bentuk perayaan, Masjid Baitur Raheem membuka pintunya untuk masyarakat setempat.

Masjid Baitur Raheem di Cardiff adalah salah satu dari banyak masjid di Inggris yang menyelenggarakan acara untuk memperingati 70 tahun pemerintahan Ratu. Para tamu dapat menikmati hidangan otentik dan terhubung dengan orang-orang dari komunitas Muslim dan sekitarnya.

Baca Juga

"Bagian terbesarnya adalah kemampuan untuk mengekspresikan agama kita," kata Ketua Asosiasi Muslim Ahmadiyah, Ammar Ahmad dilansir dari ITV, Senin (6/6/2022).

Ammar Ahmad menekankan betapa pentingnya kesetiaan kepada negara tempat Anda tinggal. "Ini penting karena Islam adalah agama yang menjangkau kami dan bahwa mencintai negara adalah bagian dari iman," katanya.

Hidup di Inggris Raya memberikan kebebasan untuk memeluk agama sesuai dengan kepercayaan masing-masing. Terutama bagi mereka yang berasal dari Asia. Tinggal di Inggris Raya membuat mereka amat bersyukur.

"Kami juga telah diberikan keadilan di negara ini, jadi sangat penting untuk menjadi warga negara yang setia di negara ini, penting bagi kami untuk merayakan Platinum Jubilee dan Yang Mulia Ratu," ujarnya.

Masjid yang terletak di Kanton ini baru-baru ini telah menyetujui rencana pembangunan gedung baru sebagai tempat ibadah. Masjid baru nanti diharapkan akan selesai dalam beberapa tahun ke depan, sehingga dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat muslim setempat.

"Bagian terbesar adalah kemampuan untuk mengekspresikan agama kami. Kebebasan beragama sangat penting bagi kami. Kami adalah Muslim Ahmadiyah. Kami pindah dari Pakistan karena kami diadili di sana. Jadi bisa datang ke negara lain dan diterima. Bisa sholat dengan cara apapun yang kamu suka itu sangat bagus," tuturnya.

Orang lain yang menghadiri acara tersebut mengatakan: "Kami merasa kami memiliki kesempatan untuk diperlakukan sebagai warga negara yang setara di sini dan saya pikir keadilan adalah faktor penting lainnya, karena kami dapat dengan mudah memperoleh keadilan di masyarakat ini."

Banyak orang yang ambil bagian dalam acara Jubilee tidak hanya bepergian dari ibu kota, tetapi juga dari seberang selatan Wales. "Keyakinan inti kami adalah bahwa kami harus setia kepada negara tempat kami tinggal dan negara tempat kami berwarga negara. Ratu adalah Kepala Negara kita, jadi penting untuk merayakan tonggak sejarah ini. Maksud saya, saya tidak berpikir ini akan terjadi lagi dalam hidup kita, 70 tahun!" ujarnya.

sumber : https://www.itv.com/news/wales/2022-06-05/local-mosque-celebrates-jubilee-and-says-muslims-can-express-religion-in-uk
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement