Senin 08 Aug 2022 07:21 WIB

Pos Indonesia Perkuat Strategic Partnerships, Jalin Kerja Sama dengan PT IMSS

Kerja sama layanan kiriman logistik dan pemanfaatan produk berdasarkan koor bisnis.

Pos Indonesia Kantor Cabang Utama (KCU) Madiun dan PT Inka Multi Solusi Service (IMSS) melakukan penandatanganan kerja sama terkait layanan logistik.
Foto: Istimewa
Pos Indonesia Kantor Cabang Utama (KCU) Madiun dan PT Inka Multi Solusi Service (IMSS) melakukan penandatanganan kerja sama terkait layanan logistik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --  PT Pos Indonesia (Persero) terus memperkuat kemitraan strategis (strategic partnerships) dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) beserta anak usahanya dalam rangka menghadapi tantangan kedepan yang kian kompleks. Pengembangan strategic partnerships ini di antaranya pada layanan kiriman logistik serta pemanfaatan produk berdasarkan koor bisnis yang dikembangkan.

Wujud strategic partnerships Pos Indonesia di antaranya dilakukan melalui penandatangan kerja sama Pos Indonesia Kantor Cabang Utama (KCU) Madiun dan PT Inka Multi Solusi Service (IMSS) pada Kamis (4/8/2022) lalu. 

PT Inka Multi Solusi Service adalah anak usaha dari PT Inka Multi Solusi (IMS) yang merupakan usaha bersama antara PT Inka dan PKBI. Hadir melakukan penandatanganan kepala Pos Indonesia KCU Madiun beserta perwakilan manajemen PT IMSS. Hadir pada kesempatan tersebut Direktur Bisnis Kurir & Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Siti Choiriana atau Ana.

Menurut Ana, ruang lingkup kerja sama berupa strategic partnerships terkait jasa kiriman logistik serta pemanfaatan produk. Kerja sama ini dalam rangka memberi benefit bagi kedua belah pihak. Melalui kerja sama ini, juga diharapkan akan meningkatkan porsi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), sebagaimana amanat pemerintah. 

"Ini adalah kolaborasi yang diharapkan akan membawa benefit bagi kedua belah pihak. Kami Pos Indonesia men-support PT IMSS dalam melakukan pengiriman logistik. Begitupun dengan kami, bisa memanfaatkan berbagai produk mereka yang mendukung koor bisnis Pos Indonesia seperti cold storage," ujar Ana dalam siaran persnya, yang diterima Republika.co.id, akhir pekan lalu.

Menurutnya, dukungan Pos Indonesia kepada PT IMSS salah satunya dalam memperlancar proses pengiriman barang ke luar negeri seperti ke Australia, Filipina, atau pengiriman logistik antar daerah di Indonesia. Termasuk mensupport pengiriman logistik untuk kepentingan G20 di Bali.  

"Saat ini kami terkoneksi dengan jaringan Pos di seluruh dunia, di mana ada 228 negara di dunia yang  merupakan member dari universal postal union (UPU). Jaringan ini berkolaborasi dalam penyelenggaraan jasa postel. Ini menempatkan Pos Indonesia sebagai perusahaan logistik yang memiliki jaringan terluas," katanya.

Konektivitas ini, kata dia, diharapkan akan memudahkan korporasi atau pelaku usaha dalam melakukan pengiriman produk ke berbagai negara di dunia. Apalagi, saat ini pemerintah Indonesia sedang berupaya menggenjot ekspor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di dalam negeri. 

"Dengan poin itu, kami berpikir bagaimana kami bisa ikut menaikkan volume ekspor, dimana kami Pos Indonesia konsen meng-handle pengirimannya. Apalagi jika size ekspor lebih besar, maka biaya logistik akan jauh lebih murah. Ini juga related dengan efisiensi yang saat ini gencar digaungkan banyak pihak, " paparnya. 

Diketahui, PT Pos Indonesia (Persero) saat ini konsen menggarap market logistik di Indonesia dengan salah satu anak usahanya Pos Logistik Indonesia atau Poslog. Layanan logistik Pos Indonesia didukung oleh jaringan  yang sudah terbangun di seluruh Indonesia, dengan 4.367 jaringan Pos Indonesia Group dan 33.000 titik penjualan. Jasa logistik Pos Indonesia melayani pengiriman antar daerah di seluruh Indonesia, ekspor impor, serta jasa logistik lainnya. 

Lebih lanjut Ana mengatakan, kerja sama  dengan IMSS adalah salah model kerja sama yang bisa terus kembangkan Pos Indonesia dengan BUMN dan perusahaan lainnya. Kerja sama tersebut dibangun dalam rangka tumbuh bersama demi kemakmuran rakyat Indonesia. 

"Harapan kami, dengan yang dilakukan ini kedepan bisa saling berinovasi, menciptakan inovasi baru, supaya tantangan kedepan bisa dimenangkan bersama," imbuh dia. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement